Raka dan Peta Genangan
Hujan mengetuk jendela Raka. Ia menempelkan hidung ke kaca. Jalan setapak menuju perpustakaan kecil penuh genangan.
Baca cerita iniMencoba, bertanya, dan meminta bantuan. Setiap langkah kecil bisa menjadi petualangan tersendiri.
4 cerita
Hujan mengetuk jendela Raka. Ia menempelkan hidung ke kaca. Jalan setapak menuju perpustakaan kecil penuh genangan.
Baca cerita iniNara tinggal di dekat bukit kecil. Di bukit itu ada gua bundar yang gelap. Setiap hari, Nara mendengar suara dari dalam. Tik. Plik. Tik.
Baca cerita iniDi sebuah desa yang tenang, hiduplah seekor rakun kecil bernama Ziggy. Ziggy suka sekali baju bergaris dan piyama kotak-kotak, tapi ada satu masalah: ia selalu minta Mama yang memakaikannya. “Kancingnya susah!” katanya sambil melepaskan baju seperti ikan licin.
Baca cerita iniDi tepi dataran hijau yang dijaga oleh pepohonan tinggi, hiduplah seekor kelinci putih bernama Jody. Bulunya seputih salju, dan matanya bersinar seperti bintang. Setiap senja, Jody suka duduk di bawah Pohon Beringin Tua yang daunnya berkilau keperakan. Pohon itu sering berbisik tentang Hutan Berbisik—tempat di mana angin menyanyikan lagu rahasia dan jalanan bisa menghilang jika bulan sedang murung. “Jangan pernah masuk sendirian, Jody,” gemuruh batangnya yang berkerut. “Hutan itu penuh cerita, tapi cerita tak selalu ramah pada yang ceroboh.”
Baca cerita ini