Raka dan Peta Genangan
Hujan mengetuk jendela Raka. Ia menempelkan hidung ke kaca. Jalan setapak menuju perpustakaan kecil penuh genangan.
Buka ceritanyaDari dongeng sebelum tidur sampai pertanyaan besar. Buka cerita, ikuti rasa ingin tahu, dan lihat ke mana imajinasimu pergi.
39 cerita untuk dijelajahi
Temukan rasa ingin tahuHujan mengetuk jendela Raka. Ia menempelkan hidung ke kaca. Jalan setapak menuju perpustakaan kecil penuh genangan.
Buka ceritanyaNara suka sekali melihat retakan panjang dan tipis di trotoar depan gedung apartemennya. Bagi bus mainan birunya, retakan itu seperti jurang kecil. Bus itu bisa melaju di satu sisi, tetapi tidak bisa menyeberang.
Buka ceritanyaLani adalah gurita kecil yang bekerja di kantor pos karang yang terang. Delapan lengannya selalu sibuk. Dua lengan membubuhkan cap pada cangkang. Dua lengan mengikat pita rumput laut. Dua lengan memilah surat. Dua lagi memegang kacamata bulatnya saat ia membaca tulisan kecil.
Buka ceritanyaBimo adalah tikus kecil berwarna cokelat yang tinggal di bawah lantai toko mainan yang ramai. Setiap malam, saat toko sudah sunyi, ia mengumpulkan kancing yang jatuh, potongan benang lembut, dan remah biskuit dari kaleng di dekat meja kasir.
Buka ceritanyaMela adalah cangkir teh kecil berwarna biru. Di dalamnya ada bintang emas yang dilukis rapi. Ia tinggal di rak paling tinggi di toko roti milik Pak Bima. Setiap pagi, orang dewasa minum teh dari cangkir-cangkir lain. Mela hanya memegang sendok kecil untuk toples kayu manis milik Pak Bima. “Suatu hari nanti, aku juga akan berguna,” katanya.
Buka ceritanyaNara tinggal di rumah kuning yang tinggi. Di setiap lantai ada tiga jendela. Setiap pagi, Nara membuka semuanya lebar-lebar. Jendela dapur berbau roti panggang. Dari jendela kamar mandi, ia melihat burung merpati di atap. Dari jendela loteng, Nara bisa melihat toko roti, halte bus, dan hampir seluruh jalan.
Buka ceritanyaKalau bisa menanam apa saja, apa yang tumbuh di kebun imajinasimu?
Bayangkan, gambarkan, atau ceritakan pada seseorang.